behind the scene : 4th wed anniv
Alhamdulillah perayaan ulang tahun perkawinan kami yang ke-4 telah dilalui dengan manis, ada kakak2 yang menyempatkan diri datang ke rumah untuk makan siang sederhana bersama..dan suamiku ( yang lupa hari bersejarah ini hehehe ) nyempetin datang juga akhirnya….
Nasi tumpeng sedang dinikmati Mama, C Ika, C is dan Ravy…
Enak kannnnn…..hehehehe
Kayra lagi bercanda dengan Kak Bila dan Bang Ravy….
Happy family versi lesehan !
Tiap lihat kue, Kayra langsung tancepin lilin angka 3 ( eks dia bday Maret lalu ) dan langsung tiup lilin deh hehehehehehe
btw, ada yang curhat nih…:
<!–
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:"Cambria Math";
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}
@font-face
{font-family:"Arial Unicode MS";
panose-1:2 11 6 4 2 2 2 2 2 4;
mso-font-charset:128;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-134238209 -371195905 63 0 4129279 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
@font-face
{font-family:"\@Arial Unicode MS";
panose-1:2 11 6 4 2 2 2 2 2 4;
mso-font-charset:128;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-134238209 -371195905 63 0 4129279 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
margin-top:0cm;
margin-right:0cm;
margin-bottom:10.0pt;
margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
font-size:10.0pt;
mso-ansi-font-size:10.0pt;
mso-bidi-font-size:10.0pt;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-hansi-font-family:Calibri;}
@page Section1
{size:612.0pt 792.0pt;
margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;
mso-header-margin:35.4pt;
mso-footer-margin:35.4pt;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
–>
Ups I did It Again….
Oleh
: Riga Gamassy
Mempunyai istri
dengan tipe “mandiri nan jagoan” memang asyik. Rasanya tidak merepotkan. Segala
sesuatu bisa dia kerjakan sendiri tanpa bantuan aku-kaum lelaki.
Sejak pacaran aku
sudah merasa nyaman membina relationship dengan
perempuan yang mandiri dan terbiasa mengerjakan segala sesuatu sendiri, sama
sekali tidak manja. Mungkin karena aku adalah lelaki yang kebetulan anak bungsu
yang selalu dilimpahi perhatian oleh orang tua dan kakak-kakak yang beda
umurnya sangat jauh…
Jadi memang tipe
istri mandiri-lah yang cocok untuk lelaki sepertiku. Aku jadi masih bisa
bermanja-manja dan percaya penuh untuk diskusi berbagai hal dengannya.
Salah satu
kelemahanku sebagai seorang suami adalah : hampir selalu LUPA yang namanya ulang
tahun orang-orang tercinta termasuk ISTRI !
Bukan berarti
kurang cinta, namun bagiku peringatan ulang tahun bukanlah hal yang harus
dibesar-besarkan, toh intinya dengan bertambah umur kan jatah kita hidup di
dunia malah berkurang, iya kan ?
Tapi bagi istriku,
selain mandiri dan penuh perhatian..dia juga tipe romantis yang menganggap
peristiwa ulang tahun adalah peristiwa yang penting dan wajib untuk
dirayakan dengan cara yang manis.
Sejak menikah
tahun 2004 yang lalu, hampir tiap tahun ulang tahunnya aku lupa, padahal ulang
tahun dia berbarengan dengan Valentine’s
Day, jadi harusnya lebih gampang untuk diingat..Tapi ya itu lah, aku selalu
missed mengucapakan Happy Bday untuknya..paling baru ingat
pas siang-siang saat jam istirahat di
saat rekan-rekan kantor yang perempuan sedang heboh cerita tentang kencan
mereka di hari Kasih Sayang itu..wah..baru ingat deh kalau istriku ulang tahun
Maaf deh Honey, lupa hari ulang tahun bukan
berarti ngga cinta lho..
Dia awal
kehidupan perkawinan kami, istriku masih kadang-kadang ngambek kalau saya telat
bilang Selamat Ulang Tahun padanya. Namun karena sudah berlangsung
berkali-kali, akhirnya dia kebal juga..Paling ekspresi wajahnya yang agak masam
saat aku dengan guilty feeling
mengucapakan selamat ulang tahun padanya beserta kado yang mungkin jadinya basi
ya.
..and
you know what ? Hari ini aku kembali mengulang
kesalahan yang sama.
Ternyata hari ini
adalah our 4th wedding
anniversary dan ( lagi-lagi ) aku lupa mengingatnya. Duh…
Aku baru ingat
bahwa kemarin istriku minta agar hari ini aku makan siang di rumah dan dengan
tegas aku bilang “tidak bisa” karena ada meeting
dengan client di luar kantor..Aku
sama sekali tidak menanyakan ada acara apa atau gimana gitu, kok tumben dia
mengajak aku makan siang di rumah.
Aku baru ngeh,
bahwa hari ini adalah our wedding anniversary saat sign in di YM dan tag di YM dia adalah “ 4th wedding anniversary”.
Dan aku pun
dengan malu-malu kirim message padanya : “ happy
anniversary ya sayang”..dan jawaban dia cuma : “ hmm”
Ini artinya nanti
siang aku harus usahakan datang ke rumah untuk makan siang dengan keluarga besar, supaya istriku tidak marah dong
pastinya.
Dan memang
betul..saat jam makan siang, istriku sudah menyiapkan segala sesuatu untuk
syukuran wedding anniversary kami –
sendirian ! Dari appetizer, main course sampai dessert sudah tersaji rapi di meja makan.
Bahkan
kakak-kakak dan juga ipar serta keponakan menyempatkan hadir ke rumah. Kedua
buah hati kami juga sudah rapi dan happy dengan
kehadiranku di siang hari . Oh My God, apa jadinya kalau aku tidak
ada di sana ya ???
Well..aku
cuma berkata dalam hati : “ ups I did it
Again..”
Aku berjanji di
hati kecilku, akan lebih memperhatikan special
moments dalam kehidupan kami,ungkapan kasih sayang terkadang memang harus
direalisasikan dengan tindakan, bukan hanya dalam hati saja…Aku yakin, istri
dan anak-anakku akan lebih senang jika suami dan ayah mereka lebih concern dengan hal-hal kecil namun
sangat berarti….
Suamiku…suamiku….biar suka lupa tapi aku tetap sayang kamu kok…uhuk…uhuk…
July 10th, 2008 at 7:45 am